Pemahaman mengenai Ekologi


SEJARAH PERKEMBANGAN EKOLOGI
  1. Ekologi mempunyai perkembangan yang berangsur-angsur sepanjang sejarah, namun sejarah perkembangannya kurang begitu jelas.
  2. Catatan Hipocratus, Arislotolos dan Filosof lainnya merupakan naskah kuno yang berisi rujukan tentang masalah-masalah ekologi… sebelumnya diberi nama okologi.
  3. Di mulai pada abad ke-18 dan ke-17, dari natural history ke satu ilmu yang sistematik, analitik dan obyektif baru megenal hubungan antara organism dan lingkungan.
  4. Usulan EKOLOGI baru di kemukan oleh seorang ahli Biologi Jerman : Eams Haockol (1834-1919) pada Tahun 1860.
  5. Sekitar Tahun 1900, Ekologi di akui sebagai ilmu dan berkembang terus dengan cepat . Apalagi di saat Dunia sangat peka dengan masalah lingkungan dalam mengadakan dan memelihara mutu peradaban manusia.
  6. Dewasa ini, Ekologi menjadi "Bintang" diantara cabang ilmu (bukan hanya penunjang), Prinsip-prinsip Ekologi dapat menerangkan dan memberikan ilham dalam mencari jalan untuk mencapai kehidupan yang layak. Apalagi sejak umbulnya kesadaran lingkungan di seluruh dunia mulai tahun 1988. Berupa a.l. : Penghematan Sumber Daya, Penghematan Energi, Masalah Pencemaran Udara, Pencemaran Air, Pencemaran Tanah, Degradasi / Kerusakan Hutan, dsb.
  7. Adanya masalah globalisasi lingkungan akan mengakibatkan perhatian semakin mendalam kepada EKOLOGI.

PENGERTIAN EKOLOGI

Berasal dari bahasa Yunani, Oikos = Rumah atau Tempat hidup, Logos = ilmu.

Ekologi :
  • Ilmu tentang mahkluk hidup dalam rumahnya atau ilmu tentang rumah tangga mahkluk hidup.
  • Ilmu pengetahuan tentang hubungan antara organisme dan lingkungan.
  • Ilmu yang mencoba yang mempelajari hubungan antara tumbuhan, binatang dan manusia dengan lingkungan dimana mereka hidup, bagaimana kehidupannya dan mengapa mereka ada di situ.
  • Secara Harfiah, Ekologi adalah Pengkajian Hubungan organisme – organism atau kelompok organisme terhadap lingkungannya.., apa yang ada. Apa yang terjadi di alam, tidak melakukan percobaan.
  • Menurut Odim dan Cox (1971), Ekologi adalah suatu study yang mempelajari stuktur dan fungsi ekosistem atau alam dimana manusia adalah bagian dari alam. Struktur mencirikan keadaan system tersebut. Fungsi menggambarkan sebab akibatnya. Jadi pokok utama ekologi adalah mencari pengertian bagaimana fungsai organism di alam.
  • Pada dasarnya ekologi adalah ilmu dasar yang berkaitan dengan berbagai ilmu pengetahuan yang relevan dengan kehidupan (peradaban) manusia.

HAL YANG PERLU DIPELAJARI DALAM EKOLOGI
  1. Bagaimana alam bekerja
  2. Bagaimana suatu spesies beradaptasi dengan habitatnya
  3. Apa yang mereka perlukan dari habitatnya itu untuk dapt dimanfaatkan guna kelangsungan hidupnya
  4. Bagaimana mereka mencukupi kebutuhannya akan unsur hara (materi) dan energy.
  5. Bagaimana mereka berinteraksi dengan spesies lainnya
  6. Bagaimana individu –individu dalam spesies itu di atur sebagai populasi
Ekologi merupakan disiplin ilmu baru dari biologi yang merupakan mata rantai fisik dan proses biologi serta bentuk bentuk yang menjembatani ilmu alam dan ilmu social (Odum 1977)


HUBUNGAN EKOLOGI DENGAN ILMU LAIN
  1. Ekologi dan Ekonomi punya banyak persamaan. Dalam ekologi yang dipakai dalam transaksi adalah materi, energy dan informasi bukan uang seperti dalam ekonomi.
  2. Ekologi sama dengan ekonomi alam
  3. Dalam pengelolaan lingkungan pandangan kita bersifat antroksentris, melihat permasalahannya dari sudut kepentingan manusia
  4. Manusia tidak cukup memperhatikan materi, energy dan informasi. Dalam kehidupan modern, arus uanglah yang lebih penting.
  5. Ekologi penting, tetapi bukan satu-satunya masukan untuk mengambil keputusan dalam permasalhan lingkungan hidup “LH” lainnya : ekonomi, teknologi, politik dan social budaya.
  6. Ekologi adalah salah satu komponen dalam system pengelolaan lingkungan yang harus di tinjau bersama dengan komponen lain untuk mendapatkan keputusan yang seimbang
  7. Dalam hal ini, EKOLOGIlah yang menjadi titik pusat perhatian.

KONSEP EKOSISTEM
  • Konsep sentral dalam ekologi yaitu system ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara mahluk hidup dengan lingkungannya
  • Terbentuk oleh komponen hidup dan tak hidup disuatu tempat yang berinteraksi membentuk sustu kesatuan yang teratur
  • Keteraturan ekosistem -> ekosistem seimbang
  • Terbagi dalam beberapa sub ekosistem
  • Unsure – unsure dalam LH tidak secara tersendiri, terintegrasi sebagai komponen yang berkaitan dalam suatu system -> pendekatan ekosistem/Holistik, hubungan konsional antara komponen yang mengikat dalam kesatuan yang teratur.

KAIDAH – KAIDAH EKOSISTEM
  • Suatu ekosistem diatur dan dikendalikan secara alamiah
  • Mempunyai daya kemampuan yang optimal dalam keadaan seimbang
  • Terdapat interaksi antara seluruh unsure- unsur lingkungan yang saliang mempengaruhi yang bersifat timbale balik
  • Interaksi terjadi antara: komponen – komponen biotis dengan abiotis, sesama komponen biotis dan sesama komponen abiotis.
  • Interaksi itu setiap ekosistem tergantung dan dapat dipengaruhi oleh factor –faktor tempat, waktu dan masing – masing perbedaan dari ekosistem itu sendiri sebagai pencerminansifat – sifat yang khas.

KETERKAITAN DAN KETERGANTUNGAN DALAM EKOSISTEM
  1. Siklus / daur hidrologi
  2. Siklus mineral / biogiokimia
  3. Aliran energy
  4. Rantai dan jaringan makanan
  5. Mahluk hidup dan lingkungan

KEPENTINGAN LINGKUNGAN
  • Merupakan sifat suatu system yang memungkinkannya kembali kepada stabilitas/keseimbangan semula, bahkan untuk menyerap dan memanfaatkan gangguan yang menimbulkan dinamika/perubahan kecil
  • Menunjukkan kemampuan suatu system untuk oleh setelah ia terkena gangguan

DAYA DUKUNG LINGKUNGAN
  1. Batas teratas dari pertumbuhan suatu populasi, atas nama jumlah populasi itu tidak lagi dapat didukung oleh sarana, sumber daya dan lingkungan yang ada
  2. Jumlah individu yang dapat didukung oleh suatu habitat (pengertian dalam ilmu pengetahuan marga satwa)

PERANAN VEGETASI DALAM EKOSISTEM
  1. Sebagai perubahan terbesar dari lingkungan, berfungsi sebagai perlindungan yang dapat mengurai radiasi matahari mengurangi temperature ekstrim. Dll
  2. Sebagai pengikat energy untuk ekosistem
  3. Sebagai sumber unsur hara mineral

PENGELOLAAN LINGKUNGAN
  1. Usaha secara sadar untuk memelihara dan atau memperbaiki mutu lingkungan agar kebutuhan dasar tercukupi
  2. Bersifat lentur
  3. Kelenturan dalam pengelolaan lingkungan, tidak memberikan akomodasi/tempat pada adaptasi yang buruk/tidak  sehat
  4. Untuk mendapatkan mutu lingkungan yang baik -> memperbesar manfaat ligkungan dan atau memperkecil resiko lingkungan.
http://goo.gl/1EQcx
www.agribisnis-indonesia.com


Tulisan Terkait:

Info Dinar Emas:

Grafik Harga Dinar terhadap Rupiah

Meninggalkan Pesan

Meninggalkan Pesan
Form isian untuk meninggalkan Pesan